Belajar Menulis Stand Up Comedy, Langkah Mudah-Mudahan Kali Ya

Hal ini dasar belajar stand up comedy adalah belajar menulis materi. Penulisan materi memiliki kesulitan sendiri, pun pementasan memiliki kesulitan tersendiri yang bahkan bisa berbeda dengan teks yang sudah ditulis. Maka ketika anda berniat pentas, belajar goyang senggol, ups... makasudnya ketika anda belajar pementasan stand up comedi goyang-goyang (haduh, sama saja), harus membuat teks materi yang menggambarkan arah goyangan anda, hm... Arah gerakan perlu diatur dalam bantuan teks walaupun hanya tersirat. Hal ini berurusan dengan wajah kampret penonton yang menuntut anda lucu, tetapi otak anda harus ingat bagaimana ucapan goyang dan heboh goyangnya ketika dihadapan muka-muka siap kaku.


Dari tadi bahas goyang melulu. Kapan bahasa inulnya? Jadi, dalam belajar menulis materi stand up comedy, ada fokus menulis untuk mengingat-ingat bahwa wajah inul mirip orang cina, walaupun medok jowo. Juga, menulis materi pun ada bagian penjelasan pementasan seputas bagaimana isyarat gerakan untuk membikin wajah inul dengan variasi gerakan, sampai-sampai bisa goyang ngebor. Kali saja bapaknya tukang ngebor, bukan tukang gali.

Mengapa penting sekali belajar menulis membuat dua teks materi, yang satu untuk diingat, yang satu untuk ditelen, maksudnya dipentaskan? Karena otak manusia kadang lupa, adegan x-xxxx-xx yang harus dipentaskan. Memang ada latihan. Nah, justru saat latihan, anda bisa lupa bahwa anda itu harus memerankan anaknya bapak anda. Kalau anda lupa bahwa anda itu anaknya bapak anda, bisa-bisa memerankan bagaimana menjadi orang gila terbaik untuk anak-anak anda. Justru saat latihanlah, pentas seni raga dan air seni raga diperagakan, tetapi tidak usah pakai acara akting kencing-kencingan, nanti kencing beneran, soalnya ada perawan cantik nonton (apa hubungannya, kabel?)

Karena belajar menulis materi syetan up komedy itu sulit, harus menggali otak, menggali ... ah pasti sudah tahu jawabannya ... menggali istri dengan bor, maka harus benar-benar serius melatih dalam penulisan. Pada intinya adalah penulisan terlebih dahulu dilakukan walaupun ada ajang pamer-pamer keberanian sambil nahan ke-malu-an. Ketika menulis kuat, keberanian pun kuat, kasih obat kuat mak erot.

Belajar Menulis Pikiran Absourd

Komedi berkaitan dengan imajinasi-imajinasi kelucuan. Sehingga memiliki pikiran absurd memang penting untuk menembus batas negara, batas kesabaran, batas suci. Bukan mengharuskan menjadi komika absurd, bukan. Melainkan sekedar latihan berpikir absurd lewat menulis yang tujuannya untuk memudahkan menemukan kata-kata yang semoga Tuhan memberkahi bahwa hal itu memberikan kelucuan yang terhormat, amiiin.

Belajar Menulis Melibatkan Imajinasi Cerita Yang Hidup

Ketika menulis, usahakan bahwa apa yang anda tulis adalah untuk orang lain, bukan untuk binatang ternak yang doyan nungging. Hal ini untuk membuat tulisan yang sesuai dengan apa yang akan di sampaikan di dalam pentas. Dalam hal ini anda bermain cerita. Cerita yang kuat adalah cerita yang menggambarkan sesuatu dengan detail, bisa ditambah dengan luapasan emosional yang sesuai.

1. Contoh Teks Pertama Untuk Penghafalan Seperti Ini

“Gua kangen sama Arafah Rianti (@arafahrianti), orangnya lucu, mungil, agak centil dan tetap memiliki upil yang masih selalu nyempil di dalam hidung.”

Ketika membawakan cerita berdasarkan materi singkat di atas, anda hanya mendapatkan ketawa kilat. Tetapi kalimat seperti itulah yang mudah dihafalkan untuk kebutuhan pentas. Dan panjang-pendek kalimat bergantung juga dengan jatah jam manggung. Namun, setidaknya harus membuat tulisan dengan detail sebagai variasi.

Kalau anda sudah memiliki jam terbang dalam ketinggian di atas awan tanpa panjang kaki alias ngambang, sebenarnya secara otomatis anda akan refleks membuat penjabaran kalimat baru yang membuat cerita makin seru dan menambah tawa (asal bayar tarif per ketawa).

2. Contoh Teks Kedua Untuk Persiapan Pementasan Seperti Ini

“Gua kangen sama Arafah Rianti (@arafahrianti), orangnya lucu, mungil, agak centil dan tetap memiliki upil yang masih selalu nyempil di dalam hidung. Tanda bahwa Arafah bukan anak ingusan. Eh, Elu pada ya... punya upil kan? Wah, ngomong upil, tiba-tiba bang ipul datang. Punya upil juga nih bang ipul? Kalau bang ipul gak punya upil, tuh Arafah rentalin hidung bocah ingusan, kali aja bisa main kartun ipul-upil. “

Bila jam manggung bisa bebas, asal tidak lebih dari 10 menit, bisa menambahkan kalimat tulisan di atas karena lebih hidup dalam menceritakan sebuah padang Arafah Rianti yang sebagai pemilik rental hidung bocah ingusan. Resikonya, lawan dari keuntungan adalah bisa lupa karena kalimat terlalu panjang.

Kalimat tambahan di atas bisa divariasikan dengan kalimat lain bila dilapangan terjadi insiden kecelakaan ingat-ingatan.

“Gua kangen sama Arafah Rianti (@arafahrianti), orangnya lucu, mungil, agak centil dan tetap memiliki upil yang masih selalu nyempil di dalam hidung. Tanda bahwa Arafah bukan anak ingusan. Eh, Elu pada ya... punya upil kan? Ah, di sini rupanya ada sindikat-jaringan-rental-hidung-bocah-ingusan ini. Ribet banget nih kalimat, pantesan bisa lupa. Tapi, gua gak lupa ama kamu...”

***

Ya sudah, sementara tips belajar menulis stand up comedi seperti tulisan di atas saja, tidak seperti tulisan di bawah. Karena kosong.

cinta segitiga

Dapatkan Langganan Seputar Cerita Arafah Rianti Dan Karya Tulis Lainnya

0 Response to "Belajar Menulis Stand Up Comedy, Langkah Mudah-Mudahan Kali Ya "

Post a Comment

Terima kasih sudah membaca artikel di blog saya, silahkan tinggalkan komentar