Oh Arafah Rianti, Inspirasi Menulis Cerita Komedi Ala Stand Up Comedy

cinta segitiga
Dengan jujur saya berkata bahwa tanpa kehadiran Arafah Rianti, saya tidak semangat membuat blog ini dengan serius terlebih membahas seputar cerita Arafah yang cenderung jauh lebih melelahkan pikiran daripada menulis artikel blog. Entahlah, sering, saya terdorong untuk menulis karena kondisi perasaan ke wanita. Saya jujur saja nih. Tidak apa-apa, kalau sekarang Arafah lagi marah dengan perasaan saya (mungkin marah karena saya gak mau ngaku, cieeeh). Cuma ini sedang berbicara fakta pengalaman saja. Terpenting, hidup Arafah aman dan nyaman tanpa kehadiran saya di sisinya karena biasanya saya tukang pengganggu: ganggu hatimu, ckckckck.


Bahkan mantan saya (emang punya mantan? Mantan yang tidak mau diakui sebagai mantan saya) sampai terharu-biru bila membaca tulisan puisi saya. Maklum, lagi sakit hati sama pria lain. Feriiiih, hati ane feriiiih!!!. Menangisnya saat sedang terluka dengan pria lain yang kebetulan sambil membaca puisi cinta saya yang menggambarkan ketulusan saya padanya. Itu karena saya sering menuliskan puisi dan cerita untuknya di media online terdahulu. Namun sekuat apapun semangat saya menulis untuk wanita yang saya cintai, bila takdir jodoh tidak berada di tangan saya, alhamdulillah tidak jodoh, maka tidak akan meminta cerai. Ya ea lah, nikah saja tidak, bagaimana bisa minta cerai?

Kembali pada Arafah Rianti yang sebagai penyemangat saya dalam menulis di blog ini. Bukan hanya sebagai penyemangat tetapi sebagai inspirasi menulis cerita. Saya sebelum kenal Arafah, tidak tahu, malas dan memang tidak bisa menulis cerita berbalut komedi. Namun setelah kenal dengan Arafah, saya mendadak dangdut, hehe... Kalau bukan dangdut, bukan Indonesia, kata Ibu Yeni Wahid. Maksud saya, saya mendadak bisa dan mau menulis cerita komedi. Pada awalnya memang kesulitan, tetapi mudah saja bila dimudah-mudahkan asal cerita komedinya tidak lucu. Yah, kalau cerita komedi tidak lucu, buat apa dikatakan cerita komedi? Namun karena jok-jok unik Arafah dalam ber-stand up comedy layak untuk dibuat tulisan, akhirnya saya mendapat jalan mudah membuat tulisan cerita komedi.

Baca: Logika Arafah Rianti Menulis Naskah Stand Up Comedy

Berikut istilah yang ada di jok-jok unik dari Arafah Rianti:
  • Ketek buka usaha
  • Mesin cuci jaga rental dan main hp
  • Hp bisa ngetik sendiri
  • Permen kaki dispatuin
  • Mantan dikardusin
  • Nge-chat tembok
  • Dan sebagainya

Gila bener kan? Istilah itulah yang akhirnya menjadi judul cerita Arafah Rianti. Anda bisa membaca seputar cerita komedi Arafah Rianti di kategori lain untuk melihat detail ceritanya. Berikut judul-judul yang terkait dengan istilah di atas.
  • Arafah Protes Belut Kelewat Botol
  • Arafah Rianti dan Tukang Rental Komputer
  • Arafah Rianti, Ketek Buka Usaha Laundry
  • Arafah Rianti: Gua Juara 1 SUCA 2 Indosiar, Elu Piala Permen Kaki
  • Jemuran Imajiner Arafah Rianti

Untuk itulah, mengapa saya menspesialkan blog ini untuk Arafah Rianti. Karena ia sudah membantu saya memberikan banyak inspirasi menulis cerita komedi yang bervariasi, plus karena sudah memberikan saya perasaan pada Arafah, perasaan sok deket, hahai. Semoga saja, suatu saat blog ini sebagai sarana untuk kesuksesan Arafah berikutnya yang jauh lebih baik. Terimakasih, Arafah. Salam dari jauh.

Eh, pembahasan di atas seperti pembahasan mau selesai saja. Sory, pembahasan menulis masih berjalan.

Inspirasi Stand Up Absurd Arafah Dalam Menulis Cerita Fiksi Komedi

Mungkin anda bukan orang yang menyukai komedi absurd. Tetapi, bila anda sudah masuk ke ranah penulisan fiksi yang berbau komedi, absurd menjadi hal penting. Hal ini berdasarkan pengalaman menulis fiksi seputar Arafah Rianti. Katakanlah dalam fiksi komedi “Proyek Bisnis Cinta Bersama Arafah Rianti”, saya menghadirkan sosok Arafah di dalam konter milik saya dengan kendaraan hayalan saya sendiri. Kalau tidak ada unsur absurd, sulit sekali menghadirkan sosok Arafah yang tiba-tiba datang di konter milik saya. Harusnya ada penceritaan seputar perjalanan Arafah atau menceritakan bahwa Arafah sudah ada di dalam konter.

Tetapi, bila melakukan pemaksaan cerita demi cerita yang rill, sesuai kehidupan yang normal, cerita fiksi komedi akan terasa kaku bila tidak tahu teknik membuat punch line yang rill. Jadi, absurd menjadi hal penting untuk menghidupkan komedi dalam cerita. Ini penilaiand dari saya yang sok ajar pada pembaca yang sudah pandai.

Bisa jadi cerita berbau absurd, hal tidak masuk akal, akan masuk dalam wilayah fiksi surealis, yakni fiksi yang menghadirkan ketidakmasukakalan. Namun lebih baik menggunakan kata absurd daripada surealis.

Inspirasi Arafah Rianti Buat Wanita Dalam Menulis Cerita Ala Stand Up Comedy

Ini bagian saya, Arafah. Karena anda (cieh, sudah jadi patner kerja atau bisnis, jadi harus pakai “Anda”) sudah memberi inspirasi menulis cerita komedi ala stand up comedy, maka saya sebagai inspirasi bagi wanita yang ingin menjadi seperti Arafah namun masih malu-memalukan dalam stand up comedy alias menjadi komika. Jalan terbaik untuk wanita yang malu-memalukan adalah menulis cerita komedi seperti yang saya lakukan. Tetapi tetap, ini mempersembahkan inpisrasi Arafah untuk para wanita. Ya, biar sesama jenis lah biar enak mengidolakannya. Saya tidak mau punya fans sebangsa lawan jenis, takut bingung memilihnya :-)

Patut diakui memang komika wanita memang sedikit. Tetapi bila sudah terjun dalam komika online, dalam hal ini komika tulisan, bisa jadi akan melimpah ruah jumlahnya mengingat si wanita tidak perlu menahan rasa malu yang besar ketika diplototin muka-muka mesum. Memang mereka melototin apa kalau dilayar monitor? Melototin desain blog? Jadi fokus hanya pada tulisan bukan pada si penulis.

Baca: Belajar Menulis Stand Up Comedy, Langkah Mudah-Mudahan Kali Ya

Apakah potensi penghasilan sama seperti menjadi komika lisan? Jawabannya adalah, apakah menjadi komika sukses yang dibayar mahal semudah membalikkan tangan? Apakah film komedi yang dianggap laris tidak membutuhkan skill dan faktor lain di segala sisi? Nah, bila ingin menjadi komika online, komika blogger yang dibayar mahal, tentunya harus terlebih dahulu menjalani kesusahan dalam membangun kualitas pribadi. Bila sudah dipercaya, dengan mudah bisa menjual karya tulis, kursus online, jasa iklan, bekerjasama dengan para komika dan sebagainya yang bisa menghasilkan finansial yang tidak sedikit. Apalagi bila trafik kunjungan blog tinggi, memasang iklan google adsense berpotensi menghasilkan uang jutaan tiap bulan.

cinta segitiga

Dapatkan Langganan Seputar Cerita Arafah Rianti Dan Karya Tulis Lainnya