Semangat Menulis Komedi Lewat Spirit Perjuangan Arafah Rianti

Tidak berlebihan kan bila saya menganggap bahwa anda dalam menulis komedi harus meniru atau mengambil spirit perjuangan arafah rianti dalam meraih kesuksesan ber-stand up comedy, lebih khusus memenangkan kontes stand up comedy nasional di salah satu televisi swasta? Memangnya kenapa kalau berlebihan? Terserah saya lah, perasaan saya sendiri. Seseorang kalau sudah punya perasaan (???) ke seseorang tertarget, cenderung lebay, kata Pak Mario Teguh. Jadi, maaf saja bila pembahasan perjuangan arafah dilebih-lebihkan, didramatisir.


Bila sudah saya katakan bahwa arafah memang punya bakat alami dalam menampilkan ucapan-ucapan lucu sehingga bisa dengan mudah berjalan mulus di dunia stand up comedy sampai menjadi runner up, mungkin anda akan pesimis untuk bersaing bersama arafah, paling tidak dalam jalur menulis komedi. Walaupun memang kenyataan yang saya amati, bakat alami komedi arafah memang ada, dilihat dari alur bicara arafah (bukan khas ngomongnya ya...). Apakah anda mau pesimis hanya karena tidak memiliki bakat dalam menulis komedi? Bakat itu omong kosong, kata iklan hisap batangan. Sehingga, agar anda tidak pesimis, memang sosok arafah penuh dengan perjuangan dalam melatih diri menulis dan mementaskan komedi dirinya, keluar dari zona nyaman.

Baca: Oh Arafah Rianti, Inspirasi Menulis Cerita Ala Stand Up Comedy

Bayangkan, baru stand up comedy selama 6 bulan, itu pun hanya menulis plesetan lucu yang di luar materi stand up – karena saya pun pernah melihat stand up arafah di komunitas depok −, tetapi arafah mampu mengalahkan pesaing dari 40 lebih para komika dan menjadi runner up stand up comedy yang diadakan televisi swasta nasional. Selama 6 bulan berlatih pun, melawan rasa takut mengingat harus berjuang di malam hari untuk open mic. Apakah ini bukan perjuangan arafah? Tentunya perjuangan. Arafah sendiri jarang bisa tidur memikirkan menulis materi stand up.

Mungkin anda berkata “Tetapi kan arafah jalur pentas bukan maksimal tulis-menulis komedi? Sehingga menampilkan komedi jauh lebih terasa mudah daripada tulisan. Lewat tulisan, menampilkan komedi tidak akan maksimal karena tidak didukung eskpresi si komika sehingga layak bila dianggap sulit.”

Haduh, peras keringat dulu ah. Maklum, ngomong serius sampai bikin keringat meleleh. Oh, anda bilang begitu? Ok!

Begini, memaksimalkan komedi hanya lewat tulisan memiliki kesulitan sendiri yang bisa jadi berbeda. Begitu juga memaksimalkan komedi lewat lisan, berhadapan dengan banyak penonton, pun memiliki kesulitan sendiri. Namun fakta yang terjadi sampai lewat hari ini, detik ini, komika pentas jauh lebih menyulitkan. Di samping harus menulis, mengingat, juga berhadapan dengan penonton yang siap membrangus, melumat keberanian anda. Siap?

Kalau anda pesimis hanya karena menampilkan tulisan, tidak berani membuat tulisan komedi karena takut tidak lucu, ya elah, arafah seperti apa? Arafah adalah sosok layaknya seorang cewek pada umumnya yang memiliki rasa malu melebihi pria, bersifat polos, di saat dirinya tukang jaga rental PS, gaya omongannya yang sering memunculkan kalimat tidak jelas, dan ditertawain dosen saat gugup dalam presentasi (ambil nafas sejenak, ada sedikit rasa sesak di dada saat menulis ini). Saya bisa merasakan sedih, ketika arafah curhat bersama Muslim Daily bahwa dirinya pun sedih, sakit hati dituduh suaranya dibuat-buat demi polularitas. Mungkin lebih sedih lagi, ketika arafah curhat bersama Rey Vlog soal temen hutang pulsa sulit ditagih, hehe... (Kalau ini bikin ngakak). Namun arafah punya cuek bebek akut, sehingga kekeh fokus pada jalan kebenaran. Mantap!

Baca: Logika Arafah Rianti Menulis Naskah Stand Up Comedy

Garuk-garuk kepala dulu, mikir. Dipikir-pikir, enak ya jadi orang pintar? Mantap.

Mau lanjut tidak nih?

Pada intinya, saya menulis seputar arafah rianti, menulis sesuai dengan dunia yang sedang ditempuhnya, salah satunya mengambil spirit perjuangannya. Jadi, tidak berkata lebay, tidak berlebihan bukan membahas perjuangan arafah? Terimakasih arafah rianti. Semoga blog ini bermanfaat untuk banyak orang yang membaca bukan orang yang lagi tiduran.

cinta segitiga

Dapatkan Langganan Seputar Cerita Arafah Rianti Dan Karya Tulis Lainnya